Minyak ganja medis (ganja) siap pakai (file foto oleh © Nisangha/Istock.com)

MANILA, Filipina – Senator Imee Marcos ingin memperkuat RUU yang berupaya melegalkan penggunaan ganja secara medis.

Ia menekankan bahwa penerapan langkah-langkah tersebut telah berulang kali gagal di banyak negara.

Berbicara di forum Kapihan sa Senado, Marcos mengapresiasi maksud RUU Senat Nomor 2573 tentang Ganja Medis yang tertuang dalam Laporan Komite Nomor 210.

Ketika ditanya mengapa dia tidak menandatangani laporan komisi yang mendukung tindakan tersebut, Marcos hanya menyatakan bahwa dia ingin memberikan lebih banyak kekuasaan pada proyek tersebut.

“Harusnya kencang. Ayo kita pasang gadingnya. Sedikit,” katanya kepada wartawan.

(Mari kita lebih tegas. Mari kita tegaskan hal ini, karena jumlahnya sedikit.)

“Jangan sampai kita lupa [na] banyak juga dokter yang bilang itu pintu gerbang obat-obatan berbahaya,” kata Marcos.

(Jangan lupa [that] Banyak juga dokter yang mengatakan bahwa ini adalah pintu gerbang menuju obat-obatan berbahaya.)

Menurut Marcos, dia memiliki pengetahuan yang sangat jelas tentang penggunaan ganja karena dia adalah pasien glaukoma.

Namun ia menekankan bahwa bahkan di Amerika Serikat dan Thailand, penerapan proposal semacam itu merupakan sebuah tantangan.

“Saya pikir tidak apa-apa, tapi mari kita uraikan semuanya jadi sangat ketat,” katanya.

(Saya pikir tidak apa-apa, tapi mari kita masukkan semua detailnya agar benar-benar kaku.)

“Karena saya tidak jelas siapa yang akan menghukum, siapa yang akan menghukum, siapa yang akan menangkap, siapa yang akan menentukan apakah dia benar-benar seorang dokter, dan apa yang akan dilakukan jika dia tertangkap. [for] penggunaan medis?” Marcos menjelaskan.

(Belum jelas bagi saya siapa yang akan memberikannya, siapa yang akan menghukumnya, siapa yang akan menangkapnya, siapa yang akan menentukan apakah itu benar-benar medis dan apa yang akan dilakukan bila ada yang ketahuan tidak menggunakannya untuk keperluan medis?)

“Sulit untuk menegakkan hal ini. Saya sudah melihatnya,” tegasnya.

(Penerapan ini sulit. Saya pernah melihatnya.)

RUU Senat No. 2573 secara khusus mengusulkan penggunaan ganja untuk tujuan medis “untuk mengobati atau meringankan kondisi atau gejala medis yang melemahkan pasien yang memenuhi syarat.”

“Negara harus melindungi dan memajukan hak masyarakat atas kesehatan dan menanamkan kesadaran kesehatan di antara mereka,” demikian isi RUU tersebut.

“Oleh karena itu, negara akan melegalkan dan mengatur penggunaan ganja secara medis, yang telah dipastikan memiliki manfaat dan terapi untuk kondisi medis yang melemahkan,” tegasnya.

“Medikalisasi ganja mencakup perolehan, kepemilikan, pengangkutan, pengiriman, distribusi, administrasi, budidaya atau pembuatannya oleh individu atau badan semata-mata untuk tujuan medis dan penelitian,” katanya.


Tidak dapat menyimpan tanda tangan Anda. Silakan coba lagi.


Langganan Anda berhasil.

Laporan panel yang mendukung proyek tersebut ditandatangani oleh 13 senator.



Sumber