Patroli udara gabungan Filipina dan Amerika Serikat di zona ekonomi eksklusif Manila merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional, menurut juru bicara Angkatan Udara Filipina (PAF) Kolonel Maria Consuelo Castillo. FOTO FILE CDN ​​DAN FOTO BUKU PEDOMAN ANGKATAN UDARA FILIPINA

MANILA, Filipina – Angkatan Udara Filipina (PAF) melakukan patroli udara rutin di Batanes selama akhir pekan di tengah rencana untuk melakukan kegiatan di daerah tersebut untuk latihan perang tahunan antara Manila dan Washington.

Pesawat angkut C-295 PAF berpatroli di daerah-daerah strategis termasuk kota Itbayat, Sabtang di Batanes dan Kepulauan Babuyan pada hari Sabtu, menurut juru bicara Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) Kolonel. Francel Margareth Dayung.

“Tidak ada aktivitas atau penampakan signifikan yang dilaporkan selama misi tersebut,” kata Padilla pada konferensi pers reguler AFP di Camp Aguinaldo pada hari Selasa.

Para pejabat mengatakan detasemen militer berada di pulau tak berpenghuni Mavulis dan kota Basco di provinsi Batanes mengawasi sebagai salah satu lokasi potensial latihan Balikatan tahun ini.

Daerah-daerah ini adalah bagian dari pulau-pulau paling utara di negara itu dan paling dekat dengan Taiwan, sebuah pulau otonom yang dianggap Tiongkok sebagai provinsi pemberontak yang akan direunifikasi.

Menteri Pertahanan Gilbert Teodoro Jr.. juga memerintahkan pembangunan lebih banyak bangunan dan memerintahkan militer untuk meningkatkan kehadirannya di Batanes, sebuah tindakan yang membuahkan hasil kemarahan Beijing.

BACA: Teodoro menyerukan lebih banyak bangunan dan meningkatkan kehadiran AFP di Batanes

Namun Departemen Pertahanan mengatakan Tiongkok tidak seharusnya memperingatkan Filipina mengenai aktivitas mereka di provinsi kepulauan tersebut, dan mengatakan bahwa negara tersebut melakukannya sendiri.


Tidak dapat menyimpan tanda tangan Anda. Silakan coba lagi.


Langganan Anda berhasil.



Sumber